Minggu, 27 Juni 2010

Tips Menjaga Daya Tahan Otak

1. Berolahraga
Dalam tubuh yg sehat akan terdapat pikiran (kemampuan otak) yg sehat. Dan memang, olahraga bisa bikin Anda lebih pintar. Berolahraga bisa memperkuat otak dengan cara menstimulasi formasi sel-sel otak (neuron) yang baru terbentuk, yg biasa dikenal sebagai neurogenesis. Berolahraga juga akan memperkuat koneksi antar sel-sel tersebut. Para peneliti telah menemukan bahwa area di otak yg secara nyata terstimulasi oleh olahraga adalah area yg berkaitan dg ingatan dan pembelajaran.
Lebih jauh lagi, olahraga fisik juga bisa mencegah penyakit Alzheimer. Beberapa studi pun telah memastikan bahwa olahraga secara teratur bisa mengurangi risiko pengurangan kemampuan berpikir dan dimensia (hilangnya kekuatan intelektual seperti pikun) di usia senja.
2. Tidur dan Istirahat Sejenak
Tidur menyumbang peranan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan otak. Tanpa tidur yg cukup, neuron tidak akan punya cukup waktu untuk memperbaiki seluruh kerusakan, dan bahkan bisa menjadi tak berfungsi sepanjang hari.
Para neuroscientist berkata bahwa selama tidur, bagian hippocampus (di mana ingatan disimpan) menjadi amat aktif dan memindahkan pengetahuan dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.
Ingatan yang diperkuat dg beristirahat ada dua macam. Yg pertama adalah ingatan deklaratif, yakni ingatan yg berkaitan dg informasi semisal fakta, tanggal, dan nama-nama. Sementara yg kedua adalah ingatan prosedural, yakni apa-apa yg menjadikan kita mampu melakukan sesuatu seperti bermain musik, mengendarai mobil, atau menghitung tagihan hutang (ups). Para ilmuwan meyakini bahwa dua jenis ingatan ini dipengaruhi oleh bagian yg berbeda dari fase tidur.

3. Makan Apel dan Sayuran
Peneliti telah menemukan bahwa mengkonsumsi sayuran bisa membantu otak tetap muda dan mempelambat penurunan mental di saat usia kian bertambah. Sayuran seperti brokoli, kubis, kangkung, dan bayam termasuk yg bisa berikan dampak amat menguntungkan. Sayuran banyak mengandung vitamin E yg berfungsi sebagai antioksidan terhadap perusakan sel dari kimiawi yg dihasilkan oleh tubuh.

4. Berpuasa
Berpuasa bisa membersihkan dan menghilangkan racun dalam tubuh. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa makanan-makanan berat tidak hanya akan membebani sistem pencernaan kita tapi juga menguras sumberdaya otak. Tidak hanya membuang racun dari dalam tubuh, berpuasa juga bisa menghilangkan emosi-emosi racun seperti kemarahan, sedih, khawatir, dan juga takut, sebelum kesemua itu berakumulasi hingga jadi penyakit. Dengan melakukan pembersihan pada emosi beracun, berpuasa bisa memperkuat kejernihan pikiran dan ingatan, serta meningkatkan konsentrasi dan daya kreativitas.
5. Stimulasi Mental
Para ilmuwan sepakat bahwa apapun yang bersifat baru dan bisa mengembangkan pengetahuan Anda akan memberi dampak positif bagi otak Anda.

* Belajar memainkan alat musik baru
* Berganti karir, atau memulai karir yang baru
* Memulai hobi baru, seperti melukis, bersepeda, atau bertukang
* Belajar bahasa asing baru. Berdasarkan studi terbaru, kemampuan untuk menguasai lebih dari satu bahasa akan memperlambat penuaan otak
* Menjaga agar tetap up to date terhadap berita2 dunia
* Jika Anda membiarkan otak Anda menganggur, otak Anda akan merasakan dampak buruknya.

6. Interaksi Sosial
Secara sederhana, interaksi sosial bisa diukur dari seberapa sering seseorang berbicara di telepon dan terlebih lagi bertatap muka dengan teman2, tetangga, sanak saudara, rekan kerja, dan sebagaianya, serta seberapa sering mereka saling bersama.
Karena terbilang sebagai latihan berpikir, bersosialisasi bisa memiliki efek protektif pada otak. Bukan hanya berinteraksi dengan orang-orang bisa menstimulasi otak Anda, namun juga bisa membuat pikiran Anda kian tajam. Kok bisa? Iya, bukankah menghadapi orang bisa jadi pembelajaran dan pengalaman yg sangat menantang.

Tidak ada komentar: